Scroll untuk baca artikel
BasketBerita

Kyrie Irving: Sikap Mental Kunci Kebangkitan Mavericks di Final NBA

19
×

Kyrie Irving: Sikap Mental Kunci Kebangkitan Mavericks di Final NBA

Sebarkan artikel ini

Danbiss.net – Dallas Mavericks harus menelan kekalahan pahit di game pertama Final NBA melawan Boston Celtics. Kyrie Irving, bintang Mavericks, menjadi sorotan karena penampilannya yang kurang memuaskan di hadapan publik Boston yang mencemoohnya. Namun, Irving menegaskan bahwa cemoohan fans bukanlah masalah utama yang harus dihadapi Mavericks.

“Saya pikir akan lebih riuh di sini,” ujar Irving menanggapi cemoohan fans Celtics yang terus menghujaninya sepanjang pertandingan. Irving pernah bermain dua musim di Boston sebelum akhirnya pindah ke Brooklyn Nets dan kemudian ke Mavericks. Keputusannya meninggalkan Celtics di tahun 2019 setelah berjanji untuk bertahan, membuat fans kecewa dan terus mencemoohnya hingga kini.

“Saya mengharapkan hal yang sama di game kedua. Penonton akan berusaha mengeluarkan saya dan rekan tim dari zona nyaman kami,” kata Irving. “Namun, energi kami harus fokus pada pertandingan. Saya merasa mendapat banyak peluang bagus, hanya saja bola meleset sedikit. Kami harus tetap percaya diri dan tenang sepanjang pertandingan.”

Meskipun mendapat cemoohan dan berbagai gangguan, Irving tetap optimis. “Ini adalah momen terbaik untuk bermain basket. Hanya ada dua tim tersisa. Mari tempatkan ini dalam perspektif yang benar.”

Namun, performa Irving di game pertama memang kurang memuaskan. Ia hanya mencetak 12 poin dengan akurasi tembakan yang rendah. Mavericks pun hanya mencatatkan sembilan assist secara keseluruhan, menunjukkan lemahnya serangan mereka. Di sisi pertahanan, mereka juga kesulitan menghentikan Celtics yang tampil dominan.

“Mereka langsung menyerang kami di awal dan membuat penonton bersemangat,” kata Irving. “Ketika mereka sudah mendapatkan momentum seperti itu, pertandingan menjadi lebih mudah bagi mereka. Kami harus melawan balik.”

Irving telah mengalami 11 kekalahan beruntun melawan mantan timnya sejak bergabung dengan Nets dan Mavericks. Namun, ia tetap yakin Mavericks memiliki potensi untuk membalikkan keadaan jika mereka mampu meningkatkan pertahanan.

Mavericks akan berusaha membungkam penonton Boston di game kedua yang akan digelar pada hari Minggu. “Ini bukan tentang cemoohan atau tembakan yang meleset,” tegas Irving. “Ini lebih tentang sikap kami dan bagaimana kami menghadapi setiap penguasaan bola.”

Sikap mental yang kuat dan fokus pada strategi permainan akan menjadi kunci bagi Mavericks untuk bangkit di Final NBA. Dukungan dari fans setia Mavericks juga diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi tim. Dengan semangat juang yang tinggi, Mavericks masih memiliki peluang untuk meraih gelar juara NBA.